Langsung ke konten utama

MEMANFAATKAN BARANG BEKAS



1. Tas Karung Bekas

Alat & Bahan :
  • Karung Bekas
  • Benang Jahit
  • Jarum Jahit
  • Gunting
  • Tali Tambang Plastik
 Cara Membuat :
  1. Cuci karung bekas hingga bersih. Lalu jemur sampai tidak berbau.
  2. Setelah itu gunting bagian bawah karung sehingga tidak ada lagi bekasjahitan/sambungan. Jika tidak berjahit/bersambung kita tidak perlu mengguntingnya, kita cukup mengukur panjang,tinggi dan lebarnya sesuai keingginan kita. Misal Lebar 40 cm tinggi 40cm atau lebar 30 cm tinggi 30 cm.
  3. Jahit bagian pinggir dari karung dengan jahitan yang kuat,
  4. Lipat bagian atasnya lebih kurang 5 cm, jangan lupa Di dalam lipatan ditaruh kain keras atau plastik keras sepanjang dan selebar lipatan.
  5. Setelah itu pasang tali untuk menjinjng/memegang menggunakan tambang plastik. Buat 2 lubang diujung tas kurang lebih 4 cm. Panjang tambang disesuaikan dengan besar tas.
  6. tali disikat simpul membindel, jangan lupa sebelum disimpulkan sebaiknya diberi selang plasik dahulu yang besarnya agak lebih besar dari tambang, setelah itu baru disimpulkan unjung yang satunya lagi.
  7. Tas sudah selesai.
 
2. Membuat Sarung Bantal

 Alat & Bahan :
  • Karung bekas
  • Batu kerikil secukupnya
  • Tali rafia secukupnya yang telah dipotong potong ukuran 15 cm.
  • Zat pewarna
  • Pensil warna
 Cara Membuat :
  1. Bentangkan kain bekas karung yang sudah dicuci.
  2. Kemudian deretkan batu batu dengan jarak yang sama.
  3. Berilah tanda titik dengan pensil warna contoh warna merah, setiap tempat batu kemudian angkat bau kerikil tersebut.
  4. Bungkuslah batu kerikil tadi satu per satu dengan kain bekas karung pada setiap titik/tanda tadi,
  5. Kemudian diikat dengan tali rafia.
  6. Ikatan kain itu dililitkan dengan rapi, sehingga kainnya tidak tampak lagi  kainnya dari luar, ikatan ini diusahakan agak melebar kurang lebih 2 cm.
  7. Buat cairan pewarna kain untuk pewarnaan kain tersebut.
  8. Kemudian kain dicelupkan kedalam zat pewarna kurang lebih selama 1 jam.
  9. Kemudian diangkat dan di angin anginkan sampai kering
  10. Kalau sudah kering kita setrika dan kita potong sesuai ukuran sarung bantal yang kita inginkan
  11. cara memotongnya kita melebihkan kain kurang lebih 2 cm untuk setiap sisinya, gunanya untuk mempermudah penjahitan. Jangan lupa beri batas jahitan agar jahitannya lurus/rapi.
  12. Sarung bantalnya sudah selesai.

 3. Kaleng Celengan
 
Alat & Bahan :
  • Kaleng bekas permen, biskuit, atau coklat.
  • Pisau
  • Kertas kado
  • Lem
 Cara Membuatnya :
  1. Lubangi bagian atas kaleng sebesar uang logam
  2. Ukurlah besar panjang dan lebar kaleng
  3. Potong kertaskado sebesar ukuran kaleng tadi.
  4. Beri seluruh permukaan kaleng dengan lem
  5. Kemudian tempelkan kertas kado kebagian kaleng yang sudah kita beri lem.
  6. Celengan siap dipergunakan




























4. Kaleng Pot Bunga


Alat & Bahan :
  • Gunting
  • Kaleng Bekas
  • Pensil


Cara Membuat :
  1. Ukur lingkaran kaleng kemudian ukur sepuluh atau lima belas bagian
  2. Garis dengan pensil memanjang kebawah
  3. kemudian gunting sesuai garis, jangan lupa sisakan kurang lebih kurang 2 cm kebawah kaleng dan sisi paling atas.
  4. Apabila semua garis sudah di gunting dengan rapi kita tekan perlahan lahan bagia atasnya sehingga kaleng menjadi mekar.
  5. Kini kita tinggal mencatnya dengan warna yang kita inginkan
  6. Pot siap untuk digunakan
5. Kaleng Untuk Cetakan Kue

Alat & Bahan :
  • Kaleng Bekas
  • Perekat kaleng
  • Gunting Besi
  • Pembuka Kaleng
  • Kikir Besi
 Cara Membuatnya :
  1. Bersihkan kaleng sampai bersih
  2. Ambil bagian yang sudah putih bersih dari karat dan noda
  3. Gunting memanjang dengan lebar kurang lebih 1,5 cm
  4. Kemudian bentuk seperti bulan sabit, empat persegi panjang, bintang atau apa saja sesuai keinginan kita.
  5. Bagian ujungnya dikikir agar tidak tajam
  6. Untuk menyambung ujungnya bisa digunakan perekat kaleng
  7. Cetakan kue siap digunakan
6. Kaleng Untuk Parutan Kelapa

Alat & Bahan :
  • Kaleng Bekas yang Sudah Dibuka
  • Martil/Palu
  • Paku Kecil Secukupnya
  • Paku Besar 1 Buah
  • Kayu Ukuran 40cm x 2cm Sebanyak 2 buah
  • Kayu ukuran 6cm x 2cm
Cara menbuatnya :
  1. Kaleng bekas yang sudah dibuka dikelim sisi yang tajam dengan menggunakan Palu
  2. Lubangi seluruh permukaan kaleng menggunakan martil dengan paku panjang, sisakan bagia pinggir pinggirnya kurang lebih 2cm.
  3. Sambungkanlah kayu kayu itu menjadi empat persegi panjang.
  4. Tempelkanlah kaleng kaleng yang telah dilubangi di atas rangka kayu, lalu paku sampai kut/tidak mudah lepas.
  5. Kini parutan kelapa siap digunakan

7. Pot Bunga Dari Sisa Sisa Potongan Kayu

Alat & Bahan :
  • Sisa sisa potongan kayu yang masih dapat dipakai, pilih yang sama panjang 8 atau 12 buah
  • Paku
  • Cat
  • Martil/Palu
 Cara Membuatnya :
  1. Buat bujur sangkar dengan menggunakan paku, martil, dan sisa potongan kayu tadi sebanyak 3 buah atau 4 buah
  2. Setelah itu tumpuk semua rangka bujur sangkar tadi dengan cara bersilang.
  3. Paku yang kuat pada setiap sambungannya
  4. Cat lah rangka kayu dengan warna yang anda sukai.
  5. kegunaan dari cat bukan hanya untuk memperindah tetapi juga bisa membuat rangka kayu menjadi lebih tahan lama
  6. Alas pot kembang siap di gunakan

 8. Membuat Balok Balok Mainan

Alat & Bahan :
  • Balok balok kayu yang sama besarnya 9 buah. Contoh : 5cm x 5cm x 5cm
  • Sediakan 6 buah gambar apa saja yang ukurannya 15 cm x 15 cm
  • Lem
  • Gunting
 Cara membuatnya :
  1. Gunting seetiap satu helai gambar menjadi 9 bagian yaitu 5cm x 5cm x 5cm
  2. Tempelkan setiap satu bagian/potongan gambar kesetiap sisi balok. Buatlah gambar serapi mungkin dalam menggunting dan melekatkannya sehingga ujung kayu tidak tampak lagi. Begitulah seterusnya sampai setiap sisi balok terisi gambar.
  3. Periksalah lagi apakah seluruh gambar sudah tersusun rapi atau belum kalau sudah berarti balok sudah siap digunakan.

9. Daur Ulang Kertas

Alat & Bahan :
  • Papan Kayu atau Tripleks
  • Kain tipis
  • Screen ( Saringan ) Kerapatan 36 atau 38
  • Rakel
  • Blender
  • Bak Besar
  • Ember
  • Kertas Bekas Ynag Disobek Sobek
  • Pewarna alami mis : Kunyit, temu daun suji, atau pewarna buatan
  • Pemutih
  • Lem ( jika Diperlukan )
 Langkah Kerja :
  1. Siapkan rendaman yang terdiri dari sobekan kertas, air, dan pemutih. Rendam semalam.
  2. Siapkan papan yang telah dilapisi kain tipis
  3. Blender Kertas dengan air, Perbandingan 1 : 3 hingga menjadi bubur kertas/pulp
  4. Masukan pulp kedalam bak yang telah terisi air satu perempat bagiannya.
  5. Ulangi langkah no. 3 dan 4 kira kira 7 atau 8 kali.
  6. Blender kertas dengan pewarna alami secara terpisah dengan sedikit air. Masukkan ke dalam bak aduk rata.
  7. Blender  satu setengah sendok teh lem dan 1 gelas air.
  8. Berdirikan papan dengan kemiringan kira kira 45 derajat. Basahi papan dengan air.
  9. Masukkan screen kedalam air. Saring pulp dengan screen secara merata.
  10. Tempelkan screen pada papan. Gunakan rakel untuk meniriskan air pada screen hingga air tidak menetes lagi.
  11. Ulangi langkah no. 10 dan 11 hingga pulp di bak habis.
  12. Jemur papan di tempat panas. Kertas akan kering setelah sekitar tiga jam. Jika diletakkan di ruang tertutup, kertas akan kering keesokan harinya.
  13. Setelah kering, cabut kertas secara perlahan agar tidak robek.
  14. Kertas daur ulang siap di gunakan.

  10. Pupuk Kompos

Cara membuatnya :
  1. Pisahkan sampah organik (daun, ranting) dari sampah anorganik
  2. Masukkan sampah dedaunan  dan ranting itu ke dalam bak penampungan
  3. Tutup bak atau tempat penampungan itu agar proses dekomposisi berlangsung optimal dan terhindar dari terpaan sinar matahari dan guyuran hujan. Sampah yang di proses menjadi kompos harus dalam keadaan basah, tetapi tidak sampai berair. Bak sampah ditutup sehingga sampah tidak tidak cepat kering karena penguapan, atau terlalu basah karena hujan.
  4. Tumpukan sampah harus dibolak balik setidaknya seminggu sekali agar pengomposan berlangsung merata. Dalam waktu dua hingga tiga bulan, tumpukan sampah itu akan terurai menjadi kompos.

 Daftar Pustaka

1. Syamsuri Istamar. 2007. Biologi. Penerbit Erlangga
2. TR Ninik. 1994. Memanfaatkan Barang Barang Bekas. Penerbit Gama Utama

Komentar

  1. The 10 best casinos in Washington, D.C. - Mapyro
    CasinoCityCountyCountyTypePhoneAddress; AddressCircumferenceStreetviewPoint; 진주 출장마사지 Block, Washington, D.C.Address3‑11 Highway 315; Washington, 대전광역 출장샵 D.C.Address4‑26 Highway 315; Washington, D.C.Address5‑5 김천 출장샵 StreetviewPoint; Block, Washington, D.C.Address6‑15 Highway 315; Washington, D.C.Address7‑19 Highway 315; Washington, D.C.AddressView 춘천 출장샵 46 more rows 당진 출장마사지

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORGANISASI SEBELUM INDONESIA MERDEKA

Sumber pertama: Buku sejarah untuk SLTP kelas 2 ( Penerbit CV Regina)   1.Masa Awal Pergerakan Nasional a. Boedie Oetomo Boedi oetomo merupakan organisasi pergerakan nasional pertama kali yang didirikan atas dasar tuntutan untuk memajukan rakyat pribumi khususnya di Jawa dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Pada tahun 1906 dan tahun 1907 Wahidin Sudirohusodo mengadakan suatu perjalanan keliling ke seluruh Jawa dalam rangka menganjurkan perlunya perluasan pengajaran sebagai salah satu langkah untuk memajukan kehidupan rakyat. Akhir tahun 1907, dia sampai di   Jakarta dan bertemu deangan para pelajar STOVIA( School Tot Opleiding Voor Indische Artsen = Sekolah Dokter Pribumi). Disitu Wahidin bertemu dengan Soetomo dan membicarakan nasib rakyat yang masih kurang mendapat perhatian di bidang pendidikan. Dari pembicaraan kedua tokoh tersebut lahir gagasan untuk membentuk organisasi Boedi Oetomo. Oleh karena itu, pada tanggal 20 Mei 1908, dibentuklah organisasi...

KESEIMBANGAN HARGA (PERMINTAAN DAN PENAWARAN)

KESEIMBANGAN HARGA (PERMINTAAN DAN PENAWARAN)  Harga dari suatu produk (P), ditentukan oleh keseimbangan antara tingkat produksi pada harga tertentu (yaitu penawaran: S) dan tingkat keinginan dari orang-orang yang memiliki kekuatan membeli pada harga tertentu (yaitu permintaan: D). Grafik ini memperlihatkan adanya peningkatan permintaan, dari D 1 ke D 2 , seiring dengan peningkatan harga dan kuantitas (Q) produk yang terjual. Teori penawaran dan permintaan ( bahasa Inggris : supply and demand ) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang . Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Model ini sangat penting untuk melakukan analisis ekonomi mikro terhadap perilaku serta interaksi para pembeli dan penjual. Ia juga digunakan sebagai titik tolak bagi berbagai model dan teori ekonomi lainnya. Model ini memperkirakan bahwa dalam ...

GONDANG

A. Pengertian Gondang Pada tradisi musik Toba, kata gondang (Secara harfiah) memiliki banyak pengertian. Antara lain mengandung arti sebagai : (1) seperangkat alat musik, (2) ensambel musik, (3) komposisi lagu (kumpulan dari beberapa lagu), (pasaribu 1987). Makna lain dari kata ini, berarti juga sebagai (1) menunjukkan satu bagian dari kelompok kekerabatan, tingkat usia; atau orang-orang dalam tingkatan status sosial tertentu yang sedang menari (manortor) pada saat upacara berlangsung (Irwansyah,1990). Pengertian gondang sebagai perangkat alat musik, yakni gondang Batak. Gondang Batak sering diidentikkan dengan gondang sabangunan atau ogling sabangunan dan kadang-kadang juga diidentikkan dengan taganing (salah satu alat musik yang terdapat di dalam gondang sabangunan). Hal ini berarti memberi kesan kepada kita seolah-olah yang termasuk ke dalam Gondang Batak itu hanyalah gondang sabangunan, sedangkan perangkat alat musik Batak yang lain, yaitu : gondang hasapi tidak termasuk g...